BERKENALAN DENGAN PERPUSTAKAAN BINA CENDEKIA
![]() |
Halaman Perpustakaan Bina Cendekia |
Perpustakaan Bina Cendekia adalah nama perpustakaan yang dimiliki oleh UPT SD Negeri Gentong Kota Pasuruan. Perpustakaan yang memiliki luas 84m2 ini telah mengikuti lomba Perpustkaan yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tingkat SD/MI se-Kota Pasuruan dan tanggal 17 Oktober 2022 yang lalu telah divisitasi oleh jurinya. Seluruh warga UPT SDN Gentong tentu saja melakukan usahanya yang terbaik. Usaha tersebut ternyata membuahkan hasil karena pada tanggal 20 Oktober 2022 telah diumumkan bahwa Perpustakaan Bina Cendekia meraih Juara 1 serta berhak mewakili Kota Pasuruan ke tingkat Provinsi.
Oleh karena itu, mari
berkenalan dengan Perpustakaan Bina Cendekia. Perpustakaan ini memiliki sejarah
perjalanan yang lumayan pelik, terlebih setelah ada musibah sekolah roboh, dan
disusul ada kebakaran, kemudian belum genap penyelesain permasalahan tersebut, negeri
kita dilanda pandemi yang hal tersebut berimbas ke proses pemulihan
perpustakaan bina cendekia dikarenakan seluruh proses pembelajaran dilaksanakan
melalui daring. Sehingga, pada tahun pelajaran baru 2022/2023, disaat pandemi telah
usai dan pembelajaran kembali normal, inilah kesempatan bagi perpustakaan bina
cendekia untuk berbenah.
Pembenahan dilakukan dimulai dari kegiatan penyiangan koleksi perpustakaan yaitu kegiatan mengeluarkan materi perpustakaan yang sudah tidak dipakai dari koleksi perpustakaan. Koleksi perpustakaan adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media, baik tercetak maupun non cetak termasuk media audiovisual dan elektronik, yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan.
Setelah proses penyiangan koleksi perpustakaan, langkah pemulihan yang dilakukan selanjutnya adalah kegiatan cacah ulang yaitu kegiatan pendataan ulang koleksi mencakup verifikasi lokasi dokumen, pemeriksaan dokumen yang tidak ada di tempat atau hilang, atau sedang dipinjam, serta memeriksa kondisi fisik koleksi.
Dari keseluruhan proses pembenahan tersebut perlahan perpustakan Bina Cendekia menjadi perpustkaan yang memenuhi unsur 5 K yaitu Kerapian, Ketenangan, Kenyamanan, Ketenangan, dan Keamanan. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan semangat literasi dari siswa-siswi UPT SDN Gentong yang diharapkan selain mendukung proses pembelajaran mereka juga turut bisa membentuk karakter siswa-siswi UPT SDN Gentong. Sebab, perpustakan Bina Cendekia tidak hanya berbenah dari fasilitas dan adminitrasi saja, melainkan dari program yang digalakkan pun juga turut diperbarui dan lebih inovatif salah satunya adalah dengan adanya program baru yang PUSJUR dan PUSLING, serta adanya kegiatan Duta Baca.
![]() |
Perpustakaan Bina Cendekia yang memenuhi unsur 5K |
Perpustakaan Jujur (PUSJUR) merupakan perpustakaan yang terletak di ruang baca outdoor. Sistematisnya dari program pusjur ini yaitu buku-buku di letakkan dalam bookdrop yang di setiap bookdrop terdapat buku peminjaman yang kemudian diisi sendiri oleh peserta didik. Sehingga siswa dapat meminjam buku meskipun tidak melalui Petugas Perpustakaan. Pemantauan peminjaman yaitu melalui catatan buku peminjaman siswa. Selain itu, pemantauan buku yang dipinjam juga dari pantauan kamera CCTV sekolah. Melalui program ini peserta didik dilatih kejujurannya. Tidak jauh berbeda dengan PUSJUR, Perpustakaan Keliling (PUSLING) juga merupakan perpustakaan yang terletak di ruang baca outdoor hanya saja buku diletakan di papan dorong dan buku tidak boleh dipinjam dibawa pulang, hanya boleh dibaca di tempat. Tentu saja, PUSLING ini termasuk program yang melatih kejujuran siswa-siswi UPT SDN Gentong.
Program selanjutnya adalah Duta Baca. Kegiatan Duta baca yaitu memilih perwakilan siswa di setiap kelas untuk menjadi Duta Baca. Duta Baca ini memiliki peran sebagai motivator untuk meningkatkan minat baca warga sekolah, serta sebagai pengungkit dan memperkuat kegiatan Perpustakaan.
Akan tetapi, meski
telah dipilih beberapa siswa-siswi menjadi Duta Baca, meraka tak
semerta mejadi pionir dalam pembiasaan budaya baca di UPT SDN Gentong, tetapi
diri kita sendirilah yang harus menjadi icon dalam kemajuan minat baca.
Kesadaran diri terhadap minat baca harus dipupuk dari diri sendiri, serta jadikanlah budaya baca sebagai landasan untuk
kemajuan sekolah kita bersama apalagi setelah berkenalan dengan Perpustakaan
Bina Cendikia, seharusnya sudah semangat lagi untuk melaksanakan gerakan
literasi, terutama di wilayah UPT SDN Gentong Kota Pasuruan. (*)
.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)
Komentar
Posting Komentar